959.8015 Fer h

Hitam Putih Kesultanan Demak

Oleh Fery Taufiq Editor: Adi Putra Mandiri
1
Eksemplar
1
Tersedia
0
Tidak Tersedia

Informasi Buku

ISBN
978-623-7145-51-6
Penerbit
Araska
Tahun Terbit
2019
Bahasa
Indonesia
Edisi
Cetakan 1, Agustus 2019
Deskripsi Fisik
Ilustrasi: 292 halaman termasuk bibliografi; 20 x 14 centimeter; sotf cover; kertas isi buram

Sinopsis

Sejarah penyebaran agama Islam di Nusantara tidak dapat dilepaskan dari keberadaan sebuah kerajaan Islam terbesar pertama di Tanah Jawa, Kesultanan Demak. Kesultanan Demak merupakan sebuah Kerajaan Islam yang berada di daerah Demak, Jawa Tengah. Kerajaan Demak ini cukup memiliki andil yang besar dalam persebaran Islam di tanah air khususnya di Pulau Jawa. Kesultanan Demak ini tidak berlangsung lama dikarenakan terjadinya perebutan kekuasaan oleh para kerabat kerajaan. Awalnya, Demak adalah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit. Seiring kemunduran Kerajaan Majapahit, Raden Patah memantapkan posisi Demak menjadi kerajaan yang merdeka dan berdaulat penuh atas semua wilayah di pesisir utara Pulau Jawa.

Meskipun tidak berusia lama, Kesultanan Demak berhasil menorehkan sejarah besar di Tanah Jawa sebagai pelopor penyebaran Islam. Pada awal abad ke-16, Kesultanan Demak adalah kerajaan terkuat di Tanah Jawa. Tidak satu pun kerajaan di Jawa yang mampu menandingi usaha Demak untuk memperluas kekuasaannya dengan menundukkan kawasan pelabuhan dan pedalaman di Nusantara.

Buku ini mencoba menelisik sejarah kerajaan Islam terbesar pertama di Tanah Jawa mulai dari awal berdirinya, kejayaannya, hingga keruntuhannya. Penelisikan dimulai dari mulai awal masuknya agama Islam di Nusantara sampai keruntuhan kerajaan Islam pertama di Jawa tersebut. Dengan menelusuri fakta-fakta sejarah yang otentik, buku ini layak dijadikan referensi untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Selamat membaca!

Lokasi dan Ketersediaan

2021195
Rak 900 Geografi dan Sejarah
Tersedia
Aktifkan Notifikasi
Dapatkan informasi terbaru, pengumuman, dan kabar penting dari Perpustakaan Nailul Hikam.